• Taman Nasional Laut Bunaken Menado

    Majid Hamidi Nanlohy

    Torang samua basudara. Itulah kata-kata sambutan hangat masyarakat Manado, Sulawesi Utara, yang berarti semua orang bersaudara. Begitu terasa keramahannya bila kita berada di daerah yang sangat terkenal dengan keindahan taman lautnya.

    Beberapa saat sebelum roda pesawat menyentuh landasan Bandara Sam Ratulangi, Manado, hamparan daratan hijau dan gugusan kepulauan di laut lepas membuat hati berdecak kagum.

    Kita takjub oleh lukisan alam, berupa kumpulan nyiur melambai di antara deretan pegunungan dan pantai berpasir putih. Benar-benar panorama indah bak lukisan karya sang maestro. Ornamen perahu kecil berjalan meninggalkan desir jejak ombak. Dan, bangunan perkotaan berada pada celah datar di antara himpitan bukit.

    Manado memang tersohor dengan keindahan alam dan ragam budayanya. Bukan saja Bunaken yang terkenal seantreo dunia karena keindahan taman bawah lautnya. Tapi, juga beragam objek alam dan budaya siap memanjakan bagi siapa saja yang datang.
    Sebut saja Danau Tondano, cagar alam Tangkako Batuangus dimana terdapat habitat orang utan mini yang merupakan primata terkecil di dunia, dan “banteng kecil” Sulawesi atau anoa.

    Untuk wisata dalam kota sendiri, Manado menyajikan acara “jalan-jalan” menjadi sangat menyenangkan. Ba­nyak pilihan bagi wisatawan untuk berekreasi dan berwisata ria. Sepanjang jalan utama, selalu di sisi jalannya berdampingan dengan pantai. Maka tak heran, di sini berdiri berbagai pusat perbelanjaan, restoran dengan view menghadap laut dengan hidangan ikan segar, hingga tempat hiburan rakyat.

    Taman Laut
    Kalau ada pertanyaan dimana tempat tereksotis di dunia untuk menyelam? Sudah pasti jawaban yang tepat adalah Taman Nasional Laut Bunaken. Bagi penggemar diving Bunaken menjadi tempat terfavorit untuk menyelam.

    Bunaken sendiri adalah sebuah pulau seluas 8,1 km persegi berada di Teluk Manado. Di sekitar Pulau Bunaken terdapat Taman Nasional Kelautan Manado Tua. Diakui, taman laut ini memiliki biodiversitas kelautan salah satu tertinggi di dunia. Secara keseluruhan Taman Nasional ini meliputi luas area sekitar 75.265 hektar dengan lima pulau yang berada dalamnya, yaitu Pulau Manado Tua, Pulau Bunaken, Pulau Siladen, Pulau Mantehage, dan Pulau Naen.

    Hanya butuh waktu sekitar 40 menit menyeberang dengan perahu bermesin 80 PK yang bisa disewa Rp 750 ribu per hari. Jangan khawatir, harga tersebut masih murah jika disewa dalam jumlah rombongan besar. Karena, satu perahu bisa mengangkut sekitar 20 orang.

    Di dalam perahu tersedia lubang yang terbuat dari kaca untuk mengintip pemandangan bawah laut. Dari sana, ketakjuban pasti muncul manakala kita melihat ikan-ikan berwarna-warni bergerak di antara dinding-dinding karang raksasa yang berdiri vertikal dan melengkung ke atas membentuk terumbu.

    Sekitar Taman Laut Bunaken terdapat 20 titik penyelaman (dive spot) dengan kedalaman bervariasi hingga mencapai 1.344 meter. Sebanyak 12 titik selam di antaranya berada di sekitar Pulau Bunaken, dan menjadi titik penyelaman yang kerap menjadi tujuan utama para penyelam.

    Boulevard
    Sekelompok anak muda terlihat bercengkrama di tembok besar yang menjadi pembatas antara daratan kota Manado dan Laut Sulawesi. Ada yang sekadar mengobrol, atau bernyanyi dengan diiringi petikan gitar. Suara mereka menyatu dengan desiran ombak yang pecah menghantam bebatuan.

    Tak jauh dari mereka, terdengar alunan musik dari salah satu kafe yang terdapat di sepanjang sisi jalan. Itulah sepenggal suasana sepanjang Jalan Piere Tendean, Manado, yang lebih dikenal sebagai kawasan Boulevard. Hampir setiap hari masyarakat setempat, terutama anak muda menyatu dengan wisatawan menikmati pantai di sepanjang Boulevard.

    Bila petang hari, lain lagi suasana yang didapatkan di kawasan itu. Pemandangan sunset akan jelas terlihat bila cuaca cerah. Maka, mulailah para penjual makanan menjajakan berbagai kuliner khas Manado dan makanan ringan lainnya di sejumlah tenda di pinggir pantai. (Dedi Irawan)

    Related Posts :



2 komentar:

  1. Danta says:

    Ckckckckckckck.. apik tenan taman nasionalnya.. dari dulu pingin ke sana mas.. tapi belum kesampean..

    Oiya.. kode random postnya sudah saya perbaiki :D

  1. Makasih Mas... Danta... atas kunjungannya...Terima kasih supportnya

Leave a Reply

Bookmark and Share

Recent Comment


ShoutMix chat widget

Random Post